SELAMAT DATANG

Selasa, 14 Juni 2011

6 Kiat Menangkal Virus Ponsel

Semakin canggih ponsel, semakin rentan pula alat komunikasi ini disusupi program jahat. Berikut 6 kiat singkat untuk menangkal penyusupan atau bahkan serbuan dari virus yang beroperasi di perangkat genggam.

1. Ponsel = PC Ukuran Ponsel memang tidak sebesar PC. Namun secara teknologi, ponsel cukup serumit PC. Untuk itu, cobalah untuk memperlakukan ponsel layaknya PC. Termasuk dalam urusan menjaga keamanannya.

Virus ponsel yang pertama kali dideteksi adalah Cabir pada tahun 2004 lalu. Setelah itu ada nama Brador yang siap mereset ulang ponsel Anda, CommWarrior yang menyerang ponsel Nokia, dan lainnya. Belakangan, ponsel Android jadi incaran utama para pembuat virus di ponsel

Program jahat di ponsel pun terus berevolusi. Memang perubahan dan serbuan yang terjadi tidak seganas virus di PC. Namun tetap saja patut diwaspadai

2. Hindari Sumber Tidak JelasSeperti di komputer, jangan mengunduh software apapun dari sumber/situs tidak jelas atau yang tidak terpercaya. Rasa waspada juga perlu ditingkatkan dalam hal sharing aplikasi dengan orang asing. Pastikan sistem operasi ponsel Anda selalu up to date.

Sebab biasanya, update dari suatu aplikasi akan dilengkapi dengan tambalan-tambalan pada celah yang bolong di aplikasi tersebut. Nah, lobang-lobang inilah yang kerap kali dimanfaatkan para penjahat cyber.

3. BluetoothBluetooth bak 'jendela' terbuka di dalam sistem perangkat Anda. Ketika akses ini dibuka, maka orang luar bisa masuk dengan mudahnya. Untuk itu, lebih baik matikan fitur Bluetooth, dan baru aktifkan jika diperlukan.

4. Selektif SinkronisasiPonsel bertipe smartphone dewasa ini membutuhkan aksi sinkronisasi guna terhubung dengan perangkat lain. Tak terbatas pada perangkat handheld, sinkronisasi biasanya dilakukan dengan komputer desktop dan notebook.

Aktivitas ini rupanya juga dapat menjadi jalan masuk untuk cyberbugs.Namun bukan berarti Anda tidak diperbolehkan untuk melakukan sinkronisasi. Hanya saja, tingkatkan kewaspadaan Anda.

5. BackupJika dianggap data-data di dalam ponsel Anda sangat penting, tak ada salahnya untuk mengambil langkah backup. Anggap saja mempersiapkan diri untuk menghadapi hal terburuk.

6. Pakai Antivirus?Sejumlah perusahaan antivirus saat ini sudah mulai melirik ponsel pintar sebagai target pasar. Jika Anda ingin lebih aman, tidak ada salahnya menggunakan salah satu produk mereka. Jika tidak pun tak masalah, asal hati-hati.

Yang pasti, ketika menjalankan suatu aplikasi keamanan, Anda harus rajin-rajin melakukan update. Sebab percuma memakai software antivirus tanpa melakukan update. Virus definisi dari suatu aplikasi antivirus itu harus diperbaharui dalam rentang waktu tertentu. Hal ini untuk mengimbangi munculnya deretan virus baru yang siap menyerang.

Sumber : Detikinet
ZEN-RAD

Kamis, 09 Juni 2011

Transisi ke IPv6 Hadirkan Ancaman Dunia Maya

8 Juni 2011 merupakan hari bersejarah bagi dunia Internet. Di hari itu, sejumlah perusahaan layanan internet utama dunia mulai mengganti standar pengalamatan internet lama (IPv4) ke generasi terbaru yakni IPv6.Dikutip dari World IPv6 Day, 9 Juni 2011, perusahaan seperti Google, Facebook, Yahoo, YouTube, Meebo, Plurk, Bing, merupakan beberapa raksasa dunia maya yang siap menyediakan layanan mereka lewat IPv6. Secara total, ada 434 lembaga yang melakukan uji coba selama 24 jam.Menurut Darric Hor, General Manager PT Symantec Indonesia pada keterangan tertulisnya, salah satu tujuan uji coba peralihan itu adalah untuk memotivasi organisasi lain di seluruh industri. Seperti diketahui, penyedia layanan internet (ISP), pembuat hardware, pembuat sistem operasi dan perusahan web perlu mempersiapkan layanan IPv6 mereka. Ini untuk memastikan transisi berjalan sukses setelah alamat IPv4 yang telah digunakan sejak 1983 habis digunakan, sekitar tahun 2012.Sebagai gambaran, menggunakan metode pengalamatan IP lama (IPv4), hanya bisa ada 4.294.967.296 alamat IP saja yang bisa dipakai di seluruh dunia. Sementara IPv6 (yang diterapkan mulai 1999) menawarkan IP untuk 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456 alamat."Yang jadi masalah, transisi dari IPv4 ke IPv6 menjadi peluang besar bagi para pembuat malware dan penjahat dunia maya lain dalam melakukan serangan," kata Darric. "Selain itu, adopsi IPv6 juga berpotensi menimbulkan masalah lain," ucapnya.Software dan hardware firewall, kata Darric, dapat ditembus jika mereka tidak mampu mendeteksi dan menginspeksi trafik yang datang dari IPv6.

"Saat beralih ke protokol IPv6, kita menghadapi kondisi di mana kita perlu mempelajari ancaman baru, yang saat ini belum terlihat nyata," ucapnya.Untuk itu, Darric menyarankan pada setiap pelaku dan pengguna di industri Internet untuk selalu melakukan update terhadap aplikasi pengamanan mereka termasuk firewall untuk memastikan ancaman yang akan hadir dapat diminmalisir.

Sumber : VivaNews
ZEN-RAD

Rabu, 08 Juni 2011

Gambaran Sahabat


‎​Sahabat adalah orang yg mau memahami saat kita berkata "hehe, poho :)"
Menunggu saat kita berteriak "tungguan! :("
Menangis bersama saat kita mengadu "aku diputusin :'("
Tak punya dendam saat kita bilang "bawel ah!"
Selalu membantu saat kita meminta "bantuiiinn :(" dan Masih bisa tersenyum meski kita bilang " riweuh ah maneh"
kirim sms ini ke orang yang kamu anggap sahabat. Dan sahabat pun akan tetap bahagia sekalipun
◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2011 Zen-Rad is proudly powered by blogger.com | Design by BLog BamZ